Semarak Pasoeroean Tempo Doeloe Tahun 2026 IPSM Kota Pasuruan Ikut Tampil dalam Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit

  • Apr 04, 2026
  • YOPIE PURNOMO

PASURUAN, Tangkas.kim.id – Gelaran budaya tahunan Pasoeroean Tempo Doeloe kembali berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara yang menarik perhatian masyarakat. Salah satu yang paling dinanti adalah Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit, yang menampilkan beragam potensi budaya serta partisipasi berbagai elemen masyarakat.

Dalam kirab tersebut, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) kota Pasuruan turut ambil bagian memeriahkan acara. Dengan penuh semangat, para anggota IPSM tampil mengenakan busana bernuansa budaya yang mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sabtu (4/4/2026)

Rombongan IPSM berjalan bersama peserta kirab lainnya menyusuri rute yang telah ditentukan, disambut antusias warga yang memadati sepanjang jalan. Kehadiran IPSM tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga menunjukkan bahwa para pekerja sosial masyarakat aktif berperan dalam kegiatan sosial dan budaya di Kota Pasuruan.

Siti Latifah selaku ketua IPSM kota Pasuruan menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kirab budaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pekerja sosial juga hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan sosial tetapi juga dalam kegiatan budaya yang menjadi identitas Kota Pasuruan,” ujarnya.

Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit sendiri merupakan bagian dari rangkaian acara Pasoeroean Tempo Doeloe tahun 2026 yang bertujuan mengangkat kembali nilai-nilai sejarah dan budaya serta kearifan lokal. Berbagai komunitas, organisasi, hingga kelompok masyarakat turut ambil bagian menampilkan kreasi terbaik mereka.

Dengan keikutsertaan IPSM kota Pasuruan dan berbagai elemen masyarakat lainnya, gelaran Pasuruan Tempo Doeloe tahun 2026 semakin semarak sekaligus menjadi ajang memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah. (Kansa)