Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Menuju Indonesia Bersih Tahun 2025 di Kelurahan Kandangsapi
- Oct 07, 2025
- YOPIE PURNOMO
PASURUAN, Tangkas.kim.id - Kegiatan edukatif pengolahan sampah yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat untuk mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan, mulai dari pemilahan, daur ulang hingga pemanfaatan menjadi produk bernilai ekonomi seperti kompos atau ecobrick. Tujuan utamanya untuk mengurangi volume sampah, mencegah pencemaran lingkungan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan menciptakan peluang usaha berbasis lingkungan.
Perwakilan warga kelurahan Kandangsapi menghadiri pelatihan pengolahan sampah yang berlangsung di pendopo kelurahan Kandangsapi selasa 7 Oktober 2025, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Hadir di kegiatan ini Eky Herwaman, SE., selaku sekretaris kelurahan Kandangsapi, Nurul Iksan, SH., perwakilan DLHKP beserta staff, Mochammad Machfudz, SH, M, Hum., anggota DPRD kota Pasuruan dari komisi 3, Andi Priyawan, S. TP., perwakilan dari Dinas pertanian dan ketahanan pangan kota Pasuruan, Nanang rusiadi Direktur Bank Sampah Induk kota Pasuruan.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Eky Herwaman, SE., selaku sekretaris kelurahan Kandangsapi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran warga dalam mengelola sampah, mengingat masalah sampah menjadi isu yang semakin kompleks.
Dalam sesi utama, Machfudz narasumber dari anggota dewan memaparkan materi mengenai jenis-jenis sampah dan metode pemisahannya, pengelolaan sampah organik menjadi kompos, serta pengelolaan sampah anorganik untuk daur ulang. Peserta juga diajak untuk mendiskusikan dan solusi pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
Salah satu peserta, Hari mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat. Dari materi yang disampaikan, kami jadi lebih paham bagaimana mengolah sampah agar tidak mencemari lingkungan, mudah-mudahan ilmu ini bisa kami terapkan di rumah, ujarnya. (kansa)